Latar Belakang Proyek
Aceh menyimpan potensi tenaga air lebih dari 3.600 MW namun baru termanfaatkan kurang dari 1% — dan Kabupaten Gayo Lues, ‘Negeri Seribu Bukit’, adalah salah satu kantong potensi terbesarnya. Studi kelayakan PLTA 300 MW ini merupakan salah satu penugasan paling menantang dalam portofolio kami: lokasi sungai yang terpencil hanya dapat dijangkau melalui jalur sungai, dengan medan pegunungan yang berat.
Lingkup Pekerjaan Kami
- Investigasi lapangan penuh: survei topografi, survei geologi (pengeboran inti/core drilling), pengukuran hidrometri dan debit sungai — dilaksanakan tim kami langsung di lokasi terpencil.
- Analisis hidrologi dan ketersediaan air, simulasi energi, serta optimasi kapasitas terpasang.
- Penyusunan desain dasar (basic design) tata letak bendungan, waterway, dan powerhouse.
- Kajian lingkungan-sosial awal serta kajian ekonomi-finansial kelayakan proyek.
Nilai Strategis & Hasil
Kemampuan memobilisasi tim survei topografi, geologi, dan hidrologi ke lokasi tanpa akses jalan membuktikan bahwa kami bukan sekadar konsultan ‘di atas kertas’. Data primer berkualitas tinggi yang kami hasilkan menjadi fondasi keputusan investasi ratusan juta dolar secara meyakinkan.